Abhava (non eksistensi)

abhaava (‘non-eksistensi’)
[arti dalam kamus monier William; non-eksistensi (ketidak-beradaan), pembatalan, tidak adanya; non-entitas, negasi (kategori ketujuh dalam sistem Kanaada);. bukti dari non-eksistensi (salah satu dari enam pramaana dalam filosofi Vedaanta [‘karena tidak ada tikus, karena itu pasti ada kucing di sini’], lihat pramaana); pemusnahan, kematian.]
Produksi sebuah dampak adalah tanda eksistensi dari penyebab. Dalam hal yang sama, yang tidak di produksi adalah tanda dari tidak ada eksistensi. Ini adalah garis argumen yang diadopsi oleh sistem Vaishesika, salah satu dari dua sekolah dialetikal filosofi Hindu. Menurutnya, yang bukan persepsi dari kendi di dalam tanah sebelum kita adalah sama dengan persepsi dari non eksistensi, abhaava, dari kendi. Ini adalah sistem satu-satunya yang menganggap abhaava sebagai sebuah kategori yang fundamental dari realita dan menggambarkan empat jenis yaitu :
1)     pragabhaava-non eksistensi sebelum menjadi manusia, misalnya non eksistensi dari kendi sebelum diproduksi;
2)     pradhvamsabhaava-non eksistensi setelah penghancuran, misalnya kalau, non eksistensi kendi itu setelah dihancurkan;
3)     anyonyabhaava-non eksistensi bersama dari dua objek yang berbeda, misalnya kalau, non eksistensi sapi di dalam kuda dan sebaliknya; dan
4)     atyantabhaava– non eksistensi mutlak, misalnya non eksistensi warna di dalam air.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s