The Beauty of a Woman BlogFest III: #GirlBoner Edition

Originally posted on August McLaughlin's Blog:

True beauty in a woman is reflected in her soul. It is the caring that she lovingly gives, the passion that she shows and with passing years only grows!” — Sam Levenson, “The Beauty of a Woman”

BOAW GB edition 14

Welcome to our premiere Beauty of a Woman BlogFest Girl Boner Edition! I’ve perused contributors’ stories, and WOW, are you in for a treat. To say that I’m honored to share my bl0g-living room with such insightful, witty, bold and inspiring writers is a tremendous understatement. Whether you’re participating as a blogger, reader or both, please know that your support means a great deal to all of us!

How to participate and potentially win fun prizes:

Click on the links below to read participants’ stories between Monday, February 24th and Thursday, February 27th. Prizes will be awarded by way of a drawing next week.

To have your name added to the…

View original 419 more words

Abhava (non eksistensi)

abhaava (‘non-eksistensi’)
[arti dalam kamus monier William; non-eksistensi (ketidak-beradaan), pembatalan, tidak adanya; non-entitas, negasi (kategori ketujuh dalam sistem Kanaada);. bukti dari non-eksistensi (salah satu dari enam pramaana dalam filosofi Vedaanta [‘karena tidak ada tikus, karena itu pasti ada kucing di sini’], lihat pramaana); pemusnahan, kematian.]
Produksi sebuah dampak adalah tanda eksistensi dari penyebab. Dalam hal yang sama, yang tidak di produksi adalah tanda dari tidak ada eksistensi. Ini adalah garis argumen yang diadopsi oleh sistem Vaishesika, salah satu dari dua sekolah dialetikal filosofi Hindu. Menurutnya, yang bukan persepsi dari kendi di dalam tanah sebelum kita adalah sama dengan persepsi dari non eksistensi, abhaava, dari kendi. Ini adalah sistem satu-satunya yang menganggap abhaava sebagai sebuah kategori yang fundamental dari realita dan menggambarkan empat jenis yaitu :
1)     pragabhaava-non eksistensi sebelum menjadi manusia, misalnya non eksistensi dari kendi sebelum diproduksi;
2)     pradhvamsabhaava-non eksistensi setelah penghancuran, misalnya kalau, non eksistensi kendi itu setelah dihancurkan;
3)     anyonyabhaava-non eksistensi bersama dari dua objek yang berbeda, misalnya kalau, non eksistensi sapi di dalam kuda dan sebaliknya; dan
4)     atyantabhaava- non eksistensi mutlak, misalnya non eksistensi warna di dalam air.

Kamus Jawa Sederhana

aba : préntah, pakon, dhawuh;
ngabani : mréntah kanthi swara.
abab : hawa saka cangkem;
mung abab thok : mung swara thok, ora cucul dhuwit.
abad : jaman sing suwéné satus taun.
abadi : lana, langgeng, lestari.
abah : abah-abah prabot, piranti;
abah-abah tenun : prabot kanggo nenun;
jarané diabah-abahi : di tropi lapak lan kendhali; lan sak panunggalané;
ora dadi abahan : ora kanggo gawé;
kumureb ing abahan : pasrah pati urip.
abang : laka, lak, jingga, abrit;
mung di enggo abang-abang lambé : tembung sing manis mung samudana;
ngabangaké kuping : marakaké nesu;
ngabang bironi : bingung anggoné golék butuh;
rainé abang dluwang : rainé pucet banget;
jajabang mawinga-winga : nesu banget.
abar : aber, ngabar, suda;
jagoné diabar : jagoné dikabrukaké;
jagoné abar-abaran : kabruk-kabrukan.
abdi : réncang, réwang, batur;
abdi dalem : baturing ratu, adalem, kawula, aku, kula,
aben : adu, ngedu;
aben-abenan : adon-adon. Baca lebih lanjut

LUBDHAKA Si Pemburu yang Insyaf (Cerita Hindu)

Si Lubdhaka adalah seorang pemburu binatang, setiap hari pergi ke hutan mencari binatang untuk dimakan, Pada suatu hari, si Lubdhaka berangkat ke hutan dari pagi sampai sore hari tidak mendapatkan seekor binatang pun sampai larut malam. Kemudian dia berpikir kenapa hari ini nasibku malang benar. Kalau dia pulang tanpa membawa hasil istrinya pasti akan marah, dan jika tidak pulang diam di hutan ia takut dengan binatang buas. Baca lebih lanjut

Borobudurku yang megah

Borobudurku yang megah

Candi Borobudur merupakan salah satu candi Budha terbesar di Dunia. Candi ini dibangun ketika raja Samaratungga – raja dari Dinasti Syailendra memerintah di Jawa Tengah. Candi ini dianggap merupakan salah satu dari tujuh keajaiban Dunia. Candi Borobudur terletak di desa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur sangat besar dan terdiri dari blok batu-batu besar dengan arsitektur yang sangat megah.